6 Museum Seni Kontemporer di Seoul yang Wajib Dikunjungi Setiap Wisatawan

6 Museum Seni Kontemporer Terbaik di Seoul yang Wajib Dikunjungi Setiap Wisatawan

Terakhir diperbarui:

Menjelajahi Seoul? Disetujui ☑️ Bepergian ke kota ini sebagai pencinta seni? Disetujui Dua Kali ✔️✔️ Ibu kota Korea ini merupakan perpaduan seni, budaya, dan ekspresi yang sama beragamnya dengan populasinya. Khususnya, kancah seni kontemporernya berkembang pesat dengan adanya museum, ruang galeri yang berani, pameran yang imersif, dan seni publik yang berdenyut di seluruh kota. Identitas seni Seoul merupakan perpaduan antara tradisi, inovasi, dan eksperimen. Keunikannya telah menarik puluhan ribu pengunjung dan meraih pengakuan global. Berikut ini, kami menyajikan 6 Museum Seni Kontemporer di Seoul yang wajib dikunjungi dan layak ditambahkan ke Daftar Perjalanan Anda.

1. MMCA Seoul 국립현대미술관 서울관

Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer
Pernahkah Anda mengunjungi Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer? (Sumber: Wikimedia Commons)
  • 📌 30 Samcheong-ro, Distrik Jongno, Seoul, Korea Selatan
  • 🕛 Jam 10 pagi – 6 malam
  • 🌐 https://www.mmca.go.kr/
  • ☎️ +82 2-3701-9500

Mari kita mulai daftar ini dengan Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer (MMCA). Di sini, seni Korea bertemu dengan gerakan kontemporer global. Museum ini menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat dan mempelajari dunia seni Korea sejak awal tahun 1900-an. Museum seni kontemporer nasional ini telah berkontribusi pada perkembangan seni kontemporer Korea sejak didirikan pada tahun 1969. Museum ini juga merupakan satu-satunya museum seni nasional yang memajang seni kontemporer dan modern Korea serta seni internasional dari berbagai periode.

MMCA memiliki empat cabang di seluruh negeri: Gwacheon, Deoksugung, Seoul, dan Cheongju. MMCA Seoul merupakan cabang ketiga MMCA, yang dibuka pada tahun 2013. Museum ini menonjol dari museum lain melalui pendekatan "madang", sebuah konsep arsitektur tradisional Korea yang menampilkan halaman luas bagi pengunjung untuk berkumpul dan bersosialisasi. Museum ini terkenal dengan beragam pameran dan aksesibilitasnya yang tinggi. MMCA Seoul memiliki banyak fasilitas dan sarana budaya, termasuk MMCA Imaging Center, MMCA multi-space, Art Shop Seoul, Art Book Seoul, restoran, kedai teh, dan kedai kopi.

Bagaimana menuju ke sana?

  • Naik Jalur 3 ke Stasiun Anguk.
  • Gunakan Pintu Keluar 1.
  • Nikmati jalan kaki 10 menit menuju MMCA Seoul.

Highlight

  • Pengalaman Sejarah: Tempat di Seoul ini mencakup dua bangunan bersejarah: Kantor Silsilah Kerajaan dan Gedung Komando Keamanan Pertahanan yang lama. Gedung ini menawarkan pengunjung sekilas bangunan-bangunan dari era Joseon dan masa pemerintahan Jepang.
  • Rumah Dalam Rumah: MMCA Seoul merupakan mahakarya arsitektur, yang menampilkan rumah tradisional Korea di dalam rumah bergaya barat.
  • Pameran Kelas Dunia: MMCA Seoul secara rutin menyelenggarakan pameran seni kontemporer Korea dan multidisiplin. Beberapa pameran menawarkan pengalaman imersif yang memungkinkan pengunjung berpartisipasi aktif.
  • Acara Seni: Museum seni kontemporer menyelenggarakan ceramah seniman, kuliah, pelatihan seni, dan program apresiasi, yang dapat dinikmati dan diikuti oleh semua orang.
  • Toko Seni: Selain mengapresiasi seni, Anda dapat membeli berbagai produk seni dan buku seni dari dua toko di lokasi.
Tur Setengah Hari Museum Seni Nasional MMCA & Masakan Korea
Tur Setengah Hari Museum Seni Nasional MMCA & Masakan Korea
$75.50
Trazy.com

2. Museum Seni Leeum Samsung 리움 삼성미술관

Museum Seni Leeum Samsung
Jangan lewatkan Museum Seni Leeum Samsung selama perjalanan Anda ke Seoul. (Sumber: Facebook Museum Seni Leeum)
  • 📌 60-16 Itaewon-ro 55-gil, Yongsan District, Seoul, South Korea
  • 🕛 Jam 10 pagi – 6 malam
  • 🌐 https://www.leeum.org/
  • ☎️ +82 2-2014-6901

Jika Anda ingin mengunjungi destinasi dalam ruangan saat hujan, kunjungilah Museum Seni Leeum Samsung di Hannam-dong. Museum ini menawarkan pelarian sempurna di hari-hari ketika aktivitas luar ruangan tidak memungkinkan. Diluncurkan oleh Yayasan Budaya Samsung pada tahun 2004, Leeum adalah salah satu dari tiga museum seni swasta di Korea. Museum ini terkenal akan arsitekturnya yang memukau dan perpaduan yang kuat antara karya tradisional dan kontemporer Korea.

Museum ini memiliki dua bagian, Museum 1 (M1) dan Museum 2 (M2). Bagian pertama menampilkan koleksi seni tradisional Korea yang sangat besar, termasuk 36 pusaka nasional. Nantikan koleksi Celadon, keramik, lukisan rakyat, mahkota, ornamen, seni Buddha, patung, belati abad ke-14, dan masih banyak lagi. Di sisi lain, M2 merupakan pusat seni modern dan kontemporer. Museum ini menampilkan karya-karya seniman Korea dan mancanegara, termasuk Yves Klein, Andy Warhol, Damien Hirst, dan Mark Rothko. Ruang ini sendiri merupakan karya seni yang dirancang oleh Jean Nouvel.

Bagaimana menuju ke sana?

  • Naik Jalur 6 ke Stasiun Hangangjin.
  • Gunakan Pintu Keluar 1.
  • Pintu keluar langsung mengarah ke Museum Seni Leeum.
  • Alternatif: Naik bus lokal ke halte Pusat Komunitas Hannam-dong. Museum berjarak 7 menit berjalan kaki.

Highlight

  • Lukisan dan Kaligrafi Berabad-abad: Museum Seni Leeum menyimpan mahakarya para pelukis dan cendekiawan terkenal, termasuk lukisan Buddha yang menakjubkan dari Dinasti Goryeo dan karya ikonik oleh maestro Joseon Jeong Seon dan Kim Hongdo.
  • Ruang Pameran Permanen M1: Setiap lantai museum ini memiliki tema tertentu, seperti Dunia Otoritas, Iman, dan Kemegahan (lantai 1), Rasa dan Penghargaan (lantai 2), Perjalanan Cahaya Putih (lantai 3), dan Desain pada Latar Belakang Hijau Giok (lantai 4).
  • Koleksi Seladon yang Mengagumkan: Lantai keempat M1 menyimpan bejana-bejana dari zaman keemasan Celadon Goryeo, dari abad ke-12 hingga paruh pertama abad ke-13.
  • Taman Patung: Ruang di atas garasi parkir ini merupakan surga bagi para pencinta seni dan menawarkan tempat peristirahatan yang damai bagi para pencinta alam. Kagumi patung-patung unik di tengah suasana yang tenang.
Seoul: Tur Berpemandu di Museum Nasional Korea
Seoul: Tur Berpemandu di Museum Nasional Korea
$50.00
Tur Museum Seoul; Museum Samsung Leeum & Museum Nasional
Tur Museum Seoul; Museum Samsung Leeum & Museum Nasional
$107.00

3. Museum Arario di Luar Angkasa 아라리오뮤지엄 인 스페이스

Museum Arario di Luar Angkasa
Rasakan suasana nyaman di Museum Arario di Luar Angkasa. (Sumber: Museum Arario di Luar Angkasa Facebook)
  • 📌 83 Yulgok-ro, Distrik Jongno, Seoul, Korea Selatan
  • 🕛 Jam 10 pagi – 7 malam
  • 🌐 http://www.arariomuseum.org/
  • ☎️ +82 2-736-5700

Ada beberapa alasan mengapa Museum Arario di Luar Angkasa termasuk dalam 6 museum seni kontemporer terbaik di Seoul. Pertama, museum seni kontemporer ini secara efektif menunjukkan Negativisme, estetika arsitektur "simbosis" dari arsitek Korea Kim Swoo-geun. Berdasarkan hal tersebut, strukturnya dibangun dengan dinding bata dan memiliki estetika Istana Chang-deok. Interiornya luas dan menampilkan desain tradisional Korea.

Ruang unik yang telah direnovasi ini terletak di dekat Changdeokgung. Didirikan pada tahun 1971, museum ini dulunya merupakan studio arsitektur Space Group Building milik arsitek Swoo-geun. Museum seni kontemporer ini memiliki koleksi pribadi yang eklektik dan unik yang menarik para pencinta seni dari seluruh dunia. Museum ini juga menawarkan pengalaman imersif dengan instalasi modern yang menggugah pikiran. Berbeda dengan museum lainnya, Anda akan merasakan suasana yang berbeda di Arario.

Bagaimana menuju ke sana?

  • Naik Jalur 3 ke Stasiun Anguk.
  • Gunakan Pintu Keluar 3.
  • Berjalan lurus selama tiga menit ke Museum Arario di Luar Angkasa.
  • Alternatif: Naik Bus No. 109, 151, 162, 171, 272, atau 7025 ke Halte Chang Duk Gung.

Highlight

  • Pesona Arsitektur: Museum Arario di Luar Angkasa adalah bekas penghuni yang kemudian dialihfungsikan menjadi museum. Suasananya yang nyaman, lingkungannya yang alami, dan pemanfaatan ruangnya yang inovatif turut menyumbang popularitas museum ini.
  • Seni Kontemporer yang Dikurasi: Museum ini memamerkan instalasi seni modern dan kontemporer. Koleksi ARARIO mencakup lebih dari setengah abad.
  • Eksplorasi Seperti Labirin: Museum ini bagaikan labirin yang dihiasi karya seni kontemporer. Anda akan menjelajahi pameran-pamerannya di ruangan-ruangan besar maupun kecil melalui tangga-tangga segitiga dan spiral.
  • Fasilitas Makan yang Beragam: Bangunan kaca di sebelah Museum Arario menampung berbagai restoran yang menawarkan hidangan Prancis, Korea, dan Eropa.

💡 Tips: Beli Seoul Pass untuk menikmati tiket masuk gratis ke sebagian besar museum.

Discover Seoul Pass (72/120 - Tiket Jam/ Tiket Pilih 3)
Discover Seoul Pass (72/120 - Tiket Jam/ Tiket Pilih 3)
$33.11
Discover Seoul Mobile Pass (Pass 72/120 Jam/ Pass Pilih 3) (+ e 5 hari)SIM termasuk)
Discover Seoul Mobile Pass (Pass 72/120 Jam/ Pass Pilih 3) (+ e 5 hari)SIM termasuk)
$33.11
Go City: Tiket Lengkap Seoul
Go City: Tiket Lengkap Seoul
$74.00

4. Pusat Seni Sonje 아트선재센터

Pusat Seni Sonje
Para pecinta seni kontemporer wajib mengunjungi Art Sonje Center. (Sumber: Facebook Art Sonje Center)
  • 📌 87 Yulgok-ro 3-gil, Jongno District, Seoul, South Korea
  • 🕛 Jam 12 siang – 7 malam
  • 🌐 https://artsonje.org/
  • ☎️ +82 2-733-8949

Lanjutkan perjalanan museum Anda di Seoul ke Art Sonje Center. Sejak didirikan pada tahun 1998, pusat ini telah menjadi salah satu institusi seni kontemporer terkemuka di kota ini. Didirikan sebagai perwujudan komitmen Daewoo Foundation terhadap praktik berbagi sosial dalam seni. Oleh karena itu, museum ini bertujuan untuk memamerkan perkembangan terkini dalam seni global dan memperkenalkan seni, arsitektur, desain, pertunjukan, dan film kepada khalayak Korea.

Art Sonje Center menyelenggarakan pameran kontemporer eksperimental dan internasional serta program edukasi. Pusat ini juga menawarkan beragam program, termasuk pertunjukan, pemutaran film, dan kegiatan edukasi. Dengan demikian, pusat ini bertujuan untuk mendorong produksi seni baru, mempromosikan wacana kuratorial, dan mengadvokasi seni kontemporer. Jika Anda ingin mengagumi seni kontemporer domestik dan internasional, Art Sonje Center adalah tujuan Anda.

Bagaimana menuju ke sana?

  • Naik Jalur 3 ke Stasiun Anguk.
  • Gunakan Pintu Keluar 1.
  • Berjalan menuju Istana Gyeongbokgung.
  • Belok kanan di Sekolah Menengah Atas Putri Poongmoon.
  • Berjalan lurus selama tujuh menit menuju Perpustakaan Jeongdok.

Highlight

  • Kompleks Seni Tiga Lantai: Bangunan Art Sonje Center dulunya merupakan rumah Hanok tradisional Korea. Bangunan ini menampilkan desain arsitektur vertikal, perpaduan gaya tradisional Korea dan Barat.
  • Praktik Kuratorial: Art Sonje Center menawarkan pameran, publikasi, pertunjukan, dan pemutaran film, dengan fokus pada seni kontemporer dan beragam budaya.
  • Koleksi yang Terus Berkembang: Koleksi museum seni ini menampilkan evolusi dinamis seni kontemporer sejak tahun 1990-an. Pameran utama dalam koleksi ini meliputi "Resonance" (1998), "5" (2003), dan "Connect 1: Still Acts" (2016).
  • Taman: Taman di bagian dalam dan atap pusat menawarkan pengalaman spasial dalam suasana perkotaan.

5. Total Museum Seni Kontemporer 토탈미술관

Total Museum Seni Kontemporer
Jelajahi pameran kontemporer di Total Museum of Contemporary Art. (Sumber: Facebook Museum Seni Kontemporer Total)
  • 📌 8 PyeongChang 32-gil, Jongno District, Seoul, South Korea
  • 🕛 Jam 12 siang – 6 malam
  • 🌐 http://www.totalmuseum.org/
  • ☎️ +82 2-379-7037

Bersiaplah untuk menjelajahi museum seni swasta pertama di Korea. Total Museum of Contemporary Art didirikan ketika hampir belum ada fondasi kelembagaan untuk budaya di negara ini. Arsitek pendirinya, Shin-Kyu Moon, dan sutradara Joon-Eui Noh, pertama kali meluncurkan Total Gallery untuk para desainer di Daehakro, Dongsung-dong, pada tahun 1976. Tak lama kemudian, mereka membuka museum seni pertama di Korea, sebuah taman patung luar ruangan, di Jangheung, pada tahun 1984. Pasangan ini kemudian membuka Total Museum of Contemporary Art yang sekarang berada di PyeongChang-dong, Jongno-gu, Seoul, pada tahun 1992.

TMCA berfokus pada pendidikan dan seni eksperimental. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap seni dan budaya kontemporer. Selain menyelenggarakan pameran seni kontemporer domestik dan internasional, museum ini juga menyelenggarakan berbagai acara dan kegiatan budaya sepanjang tahun. Ruang pameran luar ruangannya menawarkan pemandangan indah yang melengkapi pengalaman museum.

Bagaimana menuju ke sana?

  • Naik Jalur 3 ke Stasiun Gyeongbokgung.
  • Gunakan Pintu Keluar 3.
  • Pindah ke bus lokal 1020 atau 1711.
  • Turun di Halte Bus Apartemen Lotte Castle.

Highlight

  • Arsitektur TMCA: Pemenang Penghargaan Arsitektur Tahun Ini, Total Museum of Contemporary Art melambangkan visi arsitek pendiri Shin-Kyu Moon untuk menciptakan 'kanvas kosong' bagi seniman kontemporer.
  • Koleksi Permanen yang Kaya: Museum seni ini menampilkan patung, lukisan, cetakan, buku bergambar, dan video.
  • Acara Khusus: TMCA menyelenggarakan konser, seminar, ceramah, publikasi, lokakarya, dan program pendidikan.
  • Proyek: Museum seni kontemporer swasta ini memiliki banyak proyek yang sedang berlangsung, seperti Sunday Book Club, TMCA CineNote, The Show Must Go On_Canada, dan TMCA Complex.

6. Museum Seni Seoul – Cabang Utama Seosomun 서울시립미술관 서소문본관

Museum Seni Seoul Cabang Utama Seosomun
Kagumi karya seni kontemporer di Museum Seni Seoul Cabang Utama Seosomun. (Sumber: Facebook Museum Seni Seoul)
  • 📌 61 Deoksugung-gil, Jung District, Seoul, South Korea
  • Selasa-Jumat: 9 – 10, Sabtu-Senin: 9 – 9
  • 🌐 https://sema.seoul.go.kr/
  • ☎️ +82 2-2124-8800

Para pecinta seni wajib mengunjungi Museum Seni Seoul setidaknya sekali. Museum ini merupakan museum seni publik yang representatif dengan pameran yang mudah diakses dan trendi. SeMA berawal dari tahun 1988, ketika dibuka di Istana Gyeonghuigung Pada tahun 2002, kantor cabang pindah ke lokasinya saat ini di Jeong-dong, di belakang Istana Deoksugung. Cabang Utama Seosumun terletak di dalam bekas Gedung Agung Korea. Gedung ini memadukan pesona historis fasad eksteriornya dengan arsitektur modern.

Setibanya di sana, Anda akan mengagumi arsitektur Renaisans bangunan tersebut. Kemudian, naiki tangga kayu ke lantai dua dan tiga, tempat museum seni memamerkan pameran permanen dan temporer di ruang pamerannya. Setiap pameran membahas berbagai aspek seni, budaya, sejarah, dan gaya hidup Korea. Setelah menghabiskan satu atau dua jam di Cabang Utama Seosumun, kunjungi lokasi SeMA lainnya. Ada enam cabang lain di Seoul yang siap Anda jelajahi.

Bagaimana menuju ke sana?

  • Naik Jalur 1 ke Stasiun Balai Kota.
  • Gunakan Pintu Keluar 1.
  • Jalan kaki ke Cabang Utama Seosomun SeMA.
  • Alternatif: Naik Jalur 2 ke Stasiun Balai Kota, lalu gunakan pintu keluar 10, 11, atau 12.

Highlight

  • Pendaftaran gratis: Cabang Utama Museum Seni Seoul Seosomun menawarkan tiket masuk gratis ke pameran permanennya, kecuali untuk beberapa tampilan khusus.
  • Taman Patung Luar Ruangan, SeMA Walk: Berjalanlah di sepanjang jalan setapak menanjak Istana Deoksugung menuju taman indah yang penuh dengan bunga, pepohonan, dan karya pahatan.
  • Pameran Kelas Dunia: Kunjungi pameran permanen SeMA (Megatron Rhapsody, Chun Kyung-ja Centennial) dan pameran khusus (Storage Story, Koleksi GanaArt Peringatan 80 Tahun Pembebasan).
  • Kegiatan Pendidikan: Museum seni ini sering menyelenggarakan ceramah, lokakarya, pemutaran video, ceramah, dan pertunjukan berskala kecil.
  • Fasilitas: Bangunan ini memiliki beberapa ruang pameran dan galeri, dua ruang kelas, ruang perawatan, auditorium, toko buku, dan kafe.

Lihatlah Tur Seni yang luar biasa di Seoul:

Tur Seni Seoul dengan Pakar Lokal: 100% Pribadi & Privat
Viator.com
$109.97
Tur Seni Seoul dengan Pakar Lokal: 100% Pribadi & Privat
Korea Selatan yang Mempesona: Tur Seni, Alpaka, dan Tempat Wisata Indah!
Viator.com
$119.35
Korea Selatan yang Mempesona: Tur Seni, Alpaka, dan Tempat Wisata Indah!
Pengalaman Seni Tradisional Korea Premium
Viator.com
$139.04
Pengalaman Seni Tradisional Korea Premium

Enam Museum Seni Kontemporer di Seoul ini hanya mencerminkan sebagian dari semaraknya dunia seni di sana. Dengan 6 pameran yang diselenggarakan serentak di seluruh negeri, kota ini secara rutin menyelenggarakan ratusan pameran. Museum-museum ini menawarkan sekilas gambaran tentang evolusi kancah seni kontemporer Seoul dari masa lalu hingga masa kini. Anda juga akan menemukan galeri lokal dan internasional—yang menampilkan bakat-bakat seni yang dipupuk di dalam negeri maupun dari luar negeri. Dan jangan lupakan festival seni, seni jalanan, dan mural, tempat kanvas urban Seoul menjadi hidup.

"Halaman ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami dapat menerima komisi kecil, tanpa biaya kepada Anda, jika Anda melakukan pembelian melalui tautan!"

Merencanakan perjalanan ke Korea? Coba Perencana Perjalanan Korea gratis kami untuk membuat rencana perjalanan yang realistis. Rencanakan Perjalanan Anda ke Korea
Mulai Perencana Perjalanan Mulai Perencana Perjalanan